Kita semua telah mendengar tentang Dana Moneter Internasional (IMF). Enam tahun di Indonesia, IMF hanya memperparah krisis dan membebani negara dengan utang yang lebih besar. IMF hanyalah instrumen imperialis negara-negara maju, terutama Amerika Serikat, dan dikuasai antek-antek Yahudi. Maka, patutlah dikumandangkan semangat go to hell with the IMF! di Indonesia. Namun, benarkah demikian?
Cyrillus Harinowo, salah seorang kandidat dalam pemilihan Gubernur Bank Indonesia (BI) 2003 lalu yang lekat dengan pengelolaan aspek moneter selama krisis, tidak setuju. Buku terbarunya, IMF: Penanganan Krisis dan Indonesia pasca-IMF (IMF-PKIP), menolak analisis dangkal, hitam-putih, tentang peran ekonomi IMF yang kerap dimunculkan politisi maupun media massa. Penolakan pendangkalan ini menjadikan IMF-PKIP sebagai sebuah referensi berharga bagi pengamat, sejarawan, maupun mahasiswa ekonomi Indonesia.
Cyrillus memang dekat dengan penanganan krisis IMF di Indonesia. Antara tahun 1998-2000, ketika Indonesia di dasar jurang krisis, ia ditunjuk menjadi direktur eksekutif pengganti (alternate executive director) mewakili kawasan Asia Tenggara dalam Dewan Direksi IMF. Sebelumnya pun ia telah lebih dari dua puluh tahun berkiprah di pemerintahan, baik di BI maupun Departemen Perdagangan.
Buku ini mencerminkan kedalaman pengalamannya. Dalam lima bagian, ia memaparkan, dengan mendetail, sejarah pengelolaan krisis IMF. Ia mulai dengan bagian tentang krisis di Indonesia, diikuti tiga bagian tentang sejarah IMF, pelbagai krisis yang ditanganinya, serta strategi pencegahan krisis ke depan. Bagian akhir menilik peran IMF Indonesia, serta kebutuhan Indonesia pasca-IMF.
***
Cyrillus menolak anggapan bahwa peran IMF sepenuhnya buruk. Walaupun tidak mengecilkan kesalahan fatal IMF menutup 16 bank, tindakannya kemudian yang all-out membantu upaya keluar krisis, mencegah kehancuran total sistem keuangan Indonesia, serta mengembalikan stabilitas ekonomi.
Setidaknya, dalam dua hal, peran penting IMF menyelamatkan perekonomian tidak muncul di media massa. Pertama, dalam Program Penjaminan Simpanan, salah satu upaya yang berhasil mencegah total meltdown sistem perbankan. Peran bantuan teknis IMF besar dalam desain maupun promosi program yang diistilahkan Cyrillus sebagai mukjizat yang berhasil membalikkan derasnya arus uang keluar dari sistem perbankan.
Peran kedua adalah dalam menjamin kredit swasta. Menurut dia:
"...IMF telah bertindak melebihi tugasnya, dan bukan tidak mungkin telah pula mempertaruhkan kredibilitasnya, di mana Stanley Fischer (orang kedua IMF) secara sungguh-sungguh meyakinkan kepada para bankir luar negeri mengenai pentingnya menjaga credit line mereka di bank-bank di Indonesia" (halaman 49).
Garansi IMF ini memungkinkan terus berjalannya impor, dan mencegah kelangkaan barang dan inflasi tidak terkendali di Indonesia selama masa terburuk krisis.
Bagian kedua membahas tentang evolusi, mekanisme kerja, serta mitos dan misteri yang menyelubung IMF. Banyak detail seputar mekanisme bantuan, pengambilan keputusan, serta hubungan IMF dengan negara pemberi utang-detail yang agaknya sering kali tidak dimengerti oleh pengamat dan politisi-dijelaskan di sini. Oleh karena itu, saya merasa ini bagian yang menarik dan penting, terutama oleh politisi, pengamat, serta pengkritik institusi internasional tersebut, agar mampu memilah antara mitos (seperti di awal tulisan ini) dan fakta.
Dalam bagian ketiga dan keempat, mencakup hampir setengah dari buku, dipaparkan sejarah krisis di pelbagai belahan negara. Pemaparannya akademis dan nyaris ensiklopedik, namun kedua bagian ini sesungguhnya terpisah dari keseluruhan narasi tentang IMF di Indonesia. Pembaca yang hanya tertarik menyelisik kisah IMF di Indonesia dapat melewati bagian ini tanpa kehilangan yang berarti.
Bagian kelima menutup dengan meninjau kembali beberapa pertanyaan tentang keterlibatan IMF di Indonesia. Mungkin karena jeda antara penulisan dan penerbitan, beberapa bagian, seperti bab tentang prospek lulusnya Indonesia dari IMF, terkesan terlambat. Terlepas dari itu, bagian ini dengan baik menutup wacana dengan refleksi optimis seorang mantan pembuat kebijakan tentang masa depan ekonomi Indonesia.
***
Sebagai penyeimbang wacana tentang peran salah satu institusi keuangan internasional yang sering disalah mengerti ini, IMF-PKIP cukup efektif. Namun, kadang IMF-PKIP terkesan apologetis. Beberapa kritik substantif peran IMF tidak dibahas memadai. Salah satunya adalah kritik ekonom Martin Feldstein, yang menganggap penyimpangan peran IMF di Indonesia dari balance-of-payment support ke reformasi kebijakan struktural telah melemahkan efektivitas dan kredibilitas program IMF di Indonesia.
Namun, ini tidak menafikan kontribusi penting IMF-PKIP dalam khazanah keilmuan ekonomi dan sejarah ekonomi Indonesia. Sebagai bahan bacaan, IMF-PKIP bukanlah buku yang mudah: pada beberapa bagian, penulisannya akademis, teknis, dan terkadang kering. Akan tetapi, justru inilah kekuatannya: cakupannya yang komprehensif dan mendalam menjadikan IMF-PKIP pengantar wajib bagi mereka yang tidak puas dengan analisis dangkal yang ada tentang pengelolaan krisis di Indonesia.
kesimpulan :
Menurut kesimpulan saya pada awalnya ketergantungan kita terhadap hutang luar negeri yang harus disalahkan,hal ini dimanfaatkan oleh negara maju untuk menaikan nilai mata uangnya, ketergantungan perusahaan swasta dan pemerintah terhadap hutang luar negeri ketika krisis moneter mengakibatkan hutang indonesia terhadap luar negeri menjadi 7kali lipat,
Hal ini dimanfaatkan oleh imf untuk memberikan dana lunak kepada indonesia untuk menjauhkan indonesia dari keterpurukan, tapi syarat2 yg diberikan oleh imf bukannya meringankan malah semakin membebankan indonesia dalam jangka waktu panjang, imf lebih mementingkan negara2 yg memberikan modal kepada imf, bukan mementikan kesejahteraan negara yg dibantu nya
Jumat, 03 Mei 2013
Rabu, 03 April 2013
tugas akutansi internasional
AKUNTANSI INTERNASIONAL / KURS JUAL KURS BELI
NILAI KURS JUAL DAN KURS BELI PADA TANGGAL 24 MARET 2012
|
Nama Mata
Uang
|
singktan
|
KURS JUAL
|
KURS BELI
|
|
Poundsterling Inggris
|
GBP
|
14527.60
|
14381.09
|
|
Dolar Hongkong
|
HKD
|
1183.32
|
1171.31
|
|
Yen Jepang
|
JPY
|
11229.51
|
11111.52
|
|
Korean Won
|
KRW
|
8.23
|
8.15
|
|
BahtThailand
|
THB
|
301.25
|
297.64
|
SOAL
- Nona Fhika mendapat kiriman uang dari pamannya yang bekerja di Amerika Serikat sebesar US$1.000 dan kiriman kakaknya yang bekerja di Jepang sebesar ¥5.000. Kurs jual US$1 = Rp7.200,00 dan ¥1 = Rp240,00; sedangkan kurs beli US$1 = Rp7.000,00 dan ¥1 = Rp250,00. Berapa rupiah uang yang akan diterima Nona Sasya?
- Jika Tuan Marfoy memiliki uang rupiah sebesar Rp10.080.000,00, kemudian ia ingin menukarkannya dengan lima mata uang yang saudara pilih, berapa yang akan ia peroleh?
- Tn. Sancez akan pergi ke lima negara (Disesuaikan dengan pemilihan mata uang negara masing-masing individu). Ia mempunyai uang sebesar Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah). Hari ini ia datang ke bursa valas untuk menukarkan uangnya (rupiah). Pada saat itu kurs yang berlaku di bursa valas adalah sebagai berikut.
Kurs jual : Tergantung pemilihan
mata uang masing-masing
Kurs
Beli:Tergantung pemilihan mata uang masing-masing Berapa yang diterima Tn. Sansez
dari bursa valas?
- Sepulang dari lima negara tersebut, Tn. Robert memiliki sisa uang sebanyak 1000 untuk masing-masing mata uang. Ia datang lagi ke bursa valas untuk menukarkan uang dolarnya dengan uang rupiah. Pada saat itu kurs yang berlaku di bursa sebagai berikut.
Kurs jual : Tergantung pemilihan mata uang masing-masing
Kurs
Beli : Tergantung pemilihan mata uang masing-masing
Berapa
rupiah Tn. Robert akan menerima hasil penukaran di bursa valas tersebut?
- Nona Santy mendapat kiriman uang dari pamannya yang bekerja di Amerika Serikat sebesar US$1.000 dan kiriman kakaknya yang bekerja di Jepang sebesar ¥5.000. Kurs jual US$1 = Rp7.200,00 dan ¥1 = Rp240,00; sedangkan kurs beli US$1 = Rp7.000,00 dan ¥1 = Rp250,00. Berapa rupiah uang yang akan diterima Nona Santy? Oleh karena Nona Santy sebagai pemilik valuta asing, Nona Santy sebagai orang yang ber niat untuk menukar valuta asingnya atau menjualnya kepada bank atau money changer.
- Jika Tuan Hafiz memiliki uang rupiah sebesar Rp10.080.000,00, kemudian ia ingin menukarkannya dengan dolar atau dengan yen, berapa dolar atau yen yang akan ia peroleh? Oleh karena Tuan Hafiz sebagai pemilik rupiah yang akan ditukar dengan valuta asing, maka bank sebagai penjual dolar atau yen kepada Tuan Hafiz.
- Jika Pak Rana Pares seorang pialang yang baru pulang dari luar negeri ingin menukarkan uang negara lain yang dimilikinya sebesar 1.655 US$ , 1657 Ponds, dan 1653 $S, dengan rupiah
- 1 AUD = DM 1,6410 – 1,6415
1
AUD = JPY 135,5 – 136,6
Importir
Jepang perlu membeli DM dengan menjual JPY, bagaiman cross rate DM terhadap
JPY.
9. TRI
memiliki kewajiban jatuh tempo 4 bulan 7350FRF spot Rate saat ini Rp 2300/FRF
tawaran FR jatuh tempo sama 2360/FRF, bunga rupiah 15% .
10. PT
CNT memiliki kewajiban jatuh tempo 5 bl AUD 45000. Spot rate saat ini
Rp4700/AUD tawaran FR 5 bl Rp4750/AUD
bunga Rp 10% diperkirakan AUD akan depresiasi atas rupiah Berapa tawaran
FR premi/discount ?
JAWABAN
- Nona Fhika punya uang $ 1000 dan ingin di tukar ke rupiah jadi bank membeli US $ kepada nona Fhika maka yang dipakai adalah kurs beli yaitu US$ 1000,00 x 7000,00 = Rp 7000.000,00
Nona Fhika punya uang ¥5.000, dan ingin
ditukar ke rupiah jadi bank memebeli ¥ kepada nona Fhika maka pakai kurs beli
yaitu ¥5.000 x Rp 250,00 = Rp 1.250.000,00
|
Uang tuan Malfoy
|
Kurs jual
|
hasil
|
|
10.080.000,00
|
GBP 14527.60
|
10.080.000,00/14527.60 = 693.851703
|
|
10.080.000,00
|
HKD 1183.32
|
10.080.000,00/1183.32 =8,518.405841
|
|
10.080.000,00
|
JPY 11229.51
|
10.080.000,00/11229.51 =897.6348924
|
|
10.080.000,00
|
KRW 8.23
|
10.080.000,00/ 8.23 =1,224,787,363
|
|
10.080.000,00
|
THB 301.25
|
10.080.000,00/301.25 =33,460.58091
|
|
Uang tuan Sancez
|
Kurs jual
|
hasil
|
|
Rp. 200.000.000,00
|
GBP 14527.60
|
Rp. 200.000.000,00/14527.60 =13,766.89
|
|
Rp. 200.000.000,00
|
HKD 1183.32
|
Rp.200.000.000,00/1183.32=169,015.9889
|
|
Rp. 200.000.000,00
|
JPY 11229.51
|
Rp.200.000.000,00/11229.51=17,810.21612
|
|
Rp. 200.000.000,00
|
KRW 8.23
|
Rp. 200.000.000,00/ 8.23 =24,301,336.57
|
|
Rp. 200.000.000
|
THB 301.25
|
Rp. 200.000.000,00/301.25 =663,900.4149
|
|
Uang tuan Robert
|
Kurs beli
|
hasil
|
|
GBP 1000
|
GBP 14381.09
|
GBP 1000 X 14381.09 = 14,381,090
|
|
HKD 1000
|
HKD 1171.31
|
HKD 1000 X 1171.31 =1,171,310
|
|
JPY 1000
|
JPY 11111.52
|
JPY 1000 X 11111.52 =11,111,520
|
|
KRW 1000
|
KRW 8.15
|
KRW 1000 X 8.15 = 8,150
|
|
THB 1000
|
THB 297.64
|
THB 1000 X 297.64 = 297,640
|
- kurs yang berlaku adalah kurs beli. Adapun uang yang akan diperolehnya adalah sebagai berikut.
1)
US$1.000 x Rp7.000,00 = Rp 7.000.000,00
2)
¥5.000 x Rp250,00 = Rp 1.250.000,00
Jadi,
Rp. 7.000.000,00 + Rp. 1.250.000,00 = Rp 8.250.000,00
- kurs yang akan digunakan adalah kurs jual. Jumlah uang asing yang akan diperoleh Tuan Hafiz adalah sebagai berikut.
1)
Dolar = Rp10.080.000,00 : Rp7.200,00 = US$1.400.
2)
Yen = Rpl0.080.000,00 : Rp240,00 =
¥42.000
- Menghitung Nilai Tukar Mata Uang Asing
|
Valas
|
Kurs Beli
|
Kurs Jual
|
|
USD
|
8.000
|
8.200
|
|
Poundsterling
|
12.000
|
12.600
|
|
Singapore $
|
3.500
|
3.700
|
1.655 US$ x
Rp 8.000 = Rp 13.240.000
1657 Pond x Rp
12.000 = Rp 19.884.000
1653 S$ x Rp 3.500
= Rp 5.785.500
Rp 38.909.500
- Importir Jepang perlu membeli DM
dengan
menjual JPY. ( 1 DM = ….JPY )
Prosesnya
:
1.
Importir
jepang harus membeli AUD pada kurs : 1 AUD = JPY 135,6
2.
Kemudian
dengan AUD yang sudah didapat, pihak importir akan membeli membeli DM pada kurs
: 1 AUD = 1,6410
3.
Sehingga
:
·
1
AUD = JPY 135,6
·
1
AUD = DM 1,6410
·
1,6410
DM = JPY 135,6
·
1
DM = JPY 135,6 /1,6410
·
1
DM = JPY 82,63
·
(
ini merupakan kurs jual DM terhadap JPY)
·
9. Bagaimana pilihan antisipasi tagihan valas diatas
4750 – 4700 x
12 x 100% =
2,55%
4700 5
10. diyakini FRF apresiasi2360 -
2300 x 12 x 100% = 7,82%
2300 4
Bunga Rp 15%> FR premi 7,82% 2300+(2300x4/12 x15%) = 2415>2360
tanamkan rupiah lebih menguntungkan
daripada tawaran Forward Rate
Langganan:
Postingan (Atom)
